Kamis, 27 Agustus 2015

0

Review Novel Percy Jackson & The Olympians : 2. The Sea of Monsters Karya Rick Riordan

Percy Jackson & The Olympians : The Sea of Monsters

Karya Rick Riordan

Perjalanan Melintasi Lautan Monster

Sumber : http://baca-online.pun.bz/files/2-lautan-monster.jpg


Percy Jackson & The Olympians : The Sea of Monsters

Pengarang
Rick Riordan
Ilustrator
John Rocco
Judul Asli
Percy Jackson & The Olympians : The Sea of Monsters
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris
Bahasa Indonesia (Terjemahan)
Genre
Fantasi
Penerbit
Miramax Books/Hyperion Books for Children (Amerika Serikat)
Mizan Fantasy (Terjemahan Indonesia)
Tanggal Rilis
3 Mei 2006 (Amerika Serikat)
2009
Halaman
380
ISBN
ISBN 978-979-433-548-2
Nomor OCLC
64664383
Penghargaan

Percy Jackson & The Olympians : The Sea of Monsters

Sinopsis Percy Jackson & The Olympians : The Sea of Monsters

Setelah menghabiskan musim panas lalu berjuang mencegah meletusnya peperangan besar antar para dewa dengan mencari petir asali Dewa Zeus, Percy Jackson ternyata belum bisa menikmati ketenangan. Kali ini dia kewalahan menghadapi teman barunya, Tyson, remaja tunawisma berbadan besar dengan tingkah seperti anak kecil yang selalu mengekor Percy ke mana pun dia pergi. Lalu tiba-tiba Annabeth datang membawa kabar buruk : Perkemahan Blasteran-satu-satunya tempat perlindungan bagi anak-anak setengah dewa-terancam dikuasai oleh para monster. Seolah-olah belum cukup, pesan mimpi juga datang pada Percy yang menyiratkan sahabatnya Grover tengah dalam bahaya. Tak tanggung-tanggung, untuk menyelamatkan Perkemahan Blasteran dan menemukan sahabatnya, Grover, Percy harus mengarungi Lautan Monster, tempat mengerikan yang dihindari oleh pelaut waras mana pun. Dan dalam perjalanannya kali ini, ramalan yang disembunyikan rapat-rapat oleh Chiron dan para dewa dari Percy pun perlahan-lahan mulai terkuak.

Sekilas Novel Percy Jackson & The Olympians : The Sea of Monsters

Bagaimana jika Dewa-Dewi Olympus masih hidup di abad ke-21? Bagaimana jika mereka masih jatuh cinta pada manusia dan memiliki anak dari manusia yang mungkin saja tumbuh besar menjadi pahlawan seperti Theseus, Jason dan Hercules? Bagaimana jika kamu adalah salah satunya?
Percy Jackson adalah anak laki-laki berusia 12 tahun yang menderita disleksia dan ADHD (Attention Deficit and Hiperactivity Disorder). Percy memang sedikit aktif dan berdarah panas seperti anak laki-laki normal lainnya. Sayangnya, kecenderungan ditimpa kejadian aneh di manapun ia berada menyebabkannya diusir dari berbagai sekolah, meskipun sebenarnya ia adalah anak laki-laki yang baik hati. Akan tetapi, dibalik semua itu ia adalah putra dari Poseidon, sang penguasa lautan.
Petualangan Percy kali ini bermula saat ia bermimpi buruk melihat Grover si satyr sahabatnya sedang dalam bahaya. Awalnya mimpinya terlihat buram dan tidak jelas, Grover sedang berlari cepat dan terlihat sangat ketakutan serta panik. Kemudian ia melihat sesosok bayangan. Sosok bayangan yang tidak terlihat jelas, namun memiliki kekuatan yang cukup untuk memukul hancur sebuah lampu jalan. Dengan panik, Grover terus berlari dan akhirnya bersembunyi di sebuah toko yang bertuliskan BUTIK PENGANTIN ST. AUGUSTINE. Bayangan tersebut melewati muka toko, dan sepertinya ia tidak melihat Grover, mungkin makhluk tersebut telah pergi dan meninggalkan Grover sendirian. Kemudian kilat menyambar, seluruh muka toko tersebut meledak disertai gelegar auman monster, "MILIKKU!!!"
Tiba-tiba Percy tersentak bangun, tanpa bdai, tanpa monster. Tetapi, Percy sepertinya melihat sesosok bayangan di luar jendela kamarnya.

0 komentar:

Posting Komentar